Susu sapi dapat Meningkatkan Kolesterol – Susu merupakan sumber makanan alami bagi mamalia. Beberapa jenis hewan dan manusia menghasilkan susu untuk memberi makan anaknya sampai mereka siap menerima makanan padat. Inilah mengapa susu mengandung nutrisi berharga yang membantu mendukung pertumbuhan tubuh, termasuk kalsium dan protein.

Susu sapi dapat Meningkatkan Kolesterol

Susu sebaiknya tidak hanya dikonsumsi oleh anak-anak, orang dewasa yang ingin mengkonsumsi nya juga diperbolehkan, yaitu sekitar 3 cangkir produk susu rendah lemak atau bebas lemak setiap hari. Susu yang dikonsumsi oleh orang dewasa merupakan bagian dari pola makan yang sehat. Asupan ini termasuk susu, yogurt, keju, dan susu kedelai.

Benarkah konsumsi susu sapi menyebabkan kolesterol darah meningkat? Jika ya, apakah susu sapi masih menjadi produk yang direkomendasikan?

Susu sapi mengandung 146 kalori, 5 gram lemak jenuh dan 24 miligram kolesterol dalam 1 cangkir. Ini adalah sumber protein dan nutrisi yang sangat baik, mengandung vitamin dan mineral esensial, dan menyediakan sepertiga dari asupan kalsium harian yang direkomendasikan. Tak hanya itu, susu sapi juga mengandung kalium yang dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One juga menemukan bahwa susu sapi organik mengandung lebih banyak asam lemak omega-3 anti-inflamasi daripada susu konvensional, yang penting karena omega-3 meningkatkan kesehatan jantung.

Namun, jika menyangkut kadar kolesterol, produk susu dengan kandungan lemak tinggi bisa menimbulkan masalah baru. Lemak jenuh dalam makanan meningkatkan kolesterol LDL atau kolesterol jahat, yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, menurut American Heart Association. Jika Anda mengonsumsi susu sapi, kebanyakan dokter merekomendasikan versi rendah lemak atau non-lemak. Satu cangkir susu skim mengandung 83 kalori, tidak ada lemak jenuh, dan hanya mengandung 5 miligram kolesterol.

Tak perlu khawatir jika tidak bisa mengonsumsi susu sapi karena kandungan kolesterol nya yang tinggi. Ada beberapa alternatif pilihan yang bisa Anda coba sebagai pengganti, yaitu:

  1. Susu kedelai

Susu kedelai mengandung 80 kalori dan hanya 2-gram lemak per 1 cangkir sajian. Karena berasal dari tumbuhan, susu kedelai tidak memiliki kolesterol dan hanya mengandung sedikit lemak jenuh nya. Susu kedelai juga mengandung 7-gram protein per porsi yang bagus untuk diet jantung sehat. Dua puluh lima gram protein kedelai per hari, seperti yang terdapat pada susu kedelai dan tahu, juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Ini mungkin karena tidak hanya proteinnya, tetapi juga karena tingginya kadar lemak tak jenuh ganda, mineral, vitamin, dan serat dari kedelai, serta rendahnya kadar lemak jenuh. Namun, pastikan tidak ada gula tambahan dan telah diperkaya dengan kalsium.

  1. Susu almon

Susu almond tanpa pemanis mengandung antara 30 dan 40 kalori per 1 cangkir porsi dan tidak memiliki lemak jenuh. Karena termasuk susu nabati, susu ini juga tidak mengandung kolesterol. Versi yang di fortifikasi mengandung jumlah vitamin D yang sama dengan susu sapi skim, dan beberapa merek bahkan mengandung kalsium hingga 50 persen lebih banyak.

Susu almond juga mengandung asam lemak tak jenuh ganda yang dapat menurunkan kolesterol LDL, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kognisi (fungsi otak). Sayangnya, susu almond juga rendah protein dibandingkan dengan susu sapi dan susu alternatif lainnya, menjadikannya pilihan yang kurang ideal. Pastikan Anda mengonsumsi susu almond tanpa pemanis untuk menjaga kesehatan jantung.

Selain menjaga makanan yang kita konsumsi, penting juga untuk kita selalu memperhatikan kondisi kesehatan kita. Anda dapat memperhatikan kesehatan dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara mendalam. Mungkin kalian berpikir kalau melakukan pemeriksaan kesehatan itu akan sangat memakan biasa yang sangat banyak bukan. Nyatanya saat ini sudah banyak klinik atau rumah sakit yang menyediakan harga medical check up dengan sangat terjangkau.

Jadi tidak Anda alasan lagi untuk Anda tidak rutin dalam melakukan pemeriksaan kesehatan. Anda dapat bertanya – tanya terlebih dahulu atau mencari tahu pada Google mengenai biaya medical check up. Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan untuk Anda semua, semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk Anda.