Waspadai Komplikasi Dari Batu Empedu – Penyakit batu empedu yang terjadi karena pengerasan dari kolesterol di dalam saluran empedu dan menghasilkan butiran batu yang berbeda – beda ukuran. Pada awalnya penderita batu empedu tidak akan merasakan gejala penyakit tersebut. Ketika batu tersebut sudah menyumbat saluran empedu, maka penderita akan merasakan sakit yang luar biasa.

Batu empedu ini harus di waspadai karena bisa menimbulkan beberapa komplikasi. Maka sebaiknya jika terjadi beberapa gejala dari penyakit batu empedu harus segera dilakukan tindakan oleh dokter spesialis batu empedu atau dokter penyakit dalam. Untuk menghindari timbulnya komplikasi akibat batu empedu.

Waspadai Komplikasi Dari Batu Empedu

Komplikasi batu empedu terjadi karena penderita tidak segera ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan oleh dokter spesialis batu empedu dan menganggap gejala yang timbul hanya sakit seperti biasanya saja.

Pada akhirnya batu yang berada di dalam kantung empedu menyumbat saluran empedu dan memicu terjadinya peradangan atau infeksi pada kantung empedu. Kondisi ini dianggap sudah berbahaya atau akut sehingga butuh penanganan yang cepat. Jika tidak maka komplikasi dapat terjadi. Lalu komplikasi seperti apa yang akan timbul?. Berikut beberapa penyakit yang muncul akibat penyakit batu empedu akut.  

Peradangan Saluran Empedu (Kolesistitis)

Penyakit yang terjadi pada saluran empedu, dimana saluran ini yang mengedarkan cairan empedu dari hati ke usus dan kantung empedu. Akibat peradangan tersebut membuat saluran empedu membengkak dan akhirnya mengganggu sistem peredaran cairan empedu. Sedangkan cairan tersebut dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu proses pencernaan.

Biasanya gejala yang ditimbulkan seperti demam, sakit dibagian perut atas yang menjalan ke tulang belikat, mual muntah, dan jantung berdetak dengan cepat. Tindakan oleh dokter bedah digestif sudah lebih tepat untuk mengatasi kondisi tersebut. Karena jika tidak segera dilakukan tindakan akan menimbulkan komplikasi lain seperti gagal ginjal dan bahkan menyebabkan kematian.

Pankreastitis Akut

Kondisi seperti ini terjadi karena batu empedu keluar dan menyumbat saluran pancreas. Pankeas terletak di belakang lambung dekat dengan usus halus. Pakreas ini berfungsi sebagai organ yang memproduksi dan menyalurkan hormone insulin dan enzim pencernaan.

Menurut dokter bedah digestif pankreas akut dengan kronis itu berbeda. Pankreas akut terjadi secara tiba – tiba, sedangkan untuk pankreas kronis ini berkembang secara perlahan. Gejala yang ditimbulkan seperti, demam, diare, mual dan muntah, perut terasa bengkak dan sakit ketika disentuh, mata dan kulit menguning, dehidrasi, dan tekanan darah rendah. Gejala dehidrasi dan tekanan darah rendah ini dapat terjadi jika sudah semakin memburuk hingga mempengaruhi organ lain, seperti jantung, paru – paru, dan ginjal.

Penyakit pankreas akut dapat sembuh apabila ditangani dengan baik oleh dokter spesialis batu empedu. Karena bila tindakan tidak ditangani dengan baik, akan muncul komplikasi lain seperti, kista, Nekrosis (kematian jaringan pankreas), dan menyebabkan sepsis serta kegagalan fungsi organ.

Peritonitis

Peradangan yang terjadi pada bagian lapisan perut dalam yang dikenal dengan peritoneum. Muncul karena pecahnya kantong empedu. Biasanya dokter bedah digestif akan memberikan infus antibiotik dan melakukan tindakan bedah atau operasi pengangkatan peritoneum yang rusak tersebut.

Kanker Kantung Empedu

Ternyata penyakit batu empedu pun dapat menjadi kanker. Meski masih jarang terjadi, kanker kantung empedu harus segera dilakukan tindakan operasi oleh dokter ahli bedah digestif untuk mencegah timbulnya kembali, apalagi jika Anda memiliki tingkat kalsium yang tinggi di dalam kantung empedu.

Dari sini Anda dapat mengetahui sedikit gejala yang bisa Anda rasakan dan mengerti. Apabila ada beberapa gejala yang timbul, maka segera lakukan pengecekkan dengan dokter spesialis batu empedu untuk meminimalisir terjadinya komplikasi. Tapi untuk menghindari semua penyakit, ubahlah pola hidup Anda dengan hal – hal sehat seperti minum air putih yang cukup, olahraga rutin, makanan bergizi dan kaya akan serat. Dengan begitu Anda dapat menghindari penyakit yang akan menyerang tubuh Anda jika tubuh Anda sehat.